TVRINews, Kota Banjarbaru
Program pendidikan unggulan Sekolah Rakyat Terintegrasi terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya terlihat di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 09 yang berlokasi di Banjarbaru.
Di SRT 09, sebanyak 125 siswa dari jenjang SMP dan SMA mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan dukungan fasilitas yang disediakan negara. Wakil Kepala Sekolah SRT 09, Riadatus Shalihah, menyebut para siswa telah mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran modern berbasis teknologi.
Menurutnya, pemanfaatan perangkat digital seperti laptop dan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan pintar telah menjadi bagian dari proses belajar sehari-hari. Teknologi tersebut membantu guru menyampaikan materi secara lebih interaktif dan mampu menjangkau berbagai gaya belajar siswa, baik visual, audio, maupun audiovisual.

(Foto: Wakil Kepala Sekolah SRT 09, Riadatus Shalihah)
“Fasilitas teknologi yang diberikan negara sudah dimanfaatkan secara optimal. Penggunaan IFP dan laptop tidak hanya untuk pelajaran tertentu seperti TIK atau koding, tetapi juga diterapkan pada berbagai mata pelajaran lainnya,” ujarnya.
Selain pembelajaran berbasis teknologi, sistem pendidikan berasrama yang diterapkan juga menjadi keunggulan program ini. Dukungan fasilitas yang memadai diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif serta mendorong peningkatan kualitas akademik maupun karakter siswa.
Secara keseluruhan, program Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kalimantan Selatan telah diikuti lebih dari 300 siswa yang tersebar di tiga lokasi. Program ini ditujukan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap lulusan Sekolah Rakyat dapat memiliki kompetensi yang lebih baik, mampu bersaing, serta meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.










