TVRINews, Samarinda
Borneo FC Samarinda resmi menggelar latihan perdana di Stadion Segiri, Samarinda, usai menikmati masa libur kompetisi selama dua bulan. Sesi latihan ini menjadi awal persiapan tim berjuluk Pesut Etam dalam menyambut musim kompetisi 2026/2027 yang akan diwarnai jadwal padat di berbagai ajang.
Seluruh pemain lama bersama para rekrutan anyar mengikuti latihan perdana dengan penuh semangat. Di bawah arahan pelatih asal Portugal, Mauro Jeronimo, tim mulai membangun kekompakan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim depan.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengatakan latihan perdana menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan seluruh elemen tim, mulai dari pemain hingga jajaran staf kepelatihan.
"Tantangan musim ini jauh lebih besar karena Borneo FC tidak hanya akan berlaga di kompetisi domestik, tetapi juga harus bersaing di tiga ajang lainnya. Kondisi tersebut menuntut kesiapan fisik, mental, serta kekompakan tim sejak awal masa persiapan," kata Dandri kepada TVRINews, Selasa, 21 Juli 2026.
Ia menegaskan klub menargetkan hasil maksimal, baik di kompetisi Asia maupun Liga Indonesia.
"Target klub bukan hanya meraih prestasi di level Asia, tetapi juga tetap menjaga konsistensi di kompetisi Liga Indonesia," tegasnya.
Dandri juga mengingatkan bahwa persaingan di kompetisi domestik diperkirakan berlangsung ketat sehingga setiap tim harus mampu menjaga konsistensi sepanjang musim agar terhindar dari ancaman degradasi.
Sementara itu, Pelatih Kepala Mauro Jeronimo menilai timnya saat ini sedang memasuki fase awal pembentukan skuad. Kehadiran banyak pemain dan staf baru membuat proses membangun karakter, chemistry, serta identitas permainan menjadi fokus utama pada masa pramusim.
Dalam sesi latihan perdana, Mauro mulai mengombinasikan empat aspek utama, yakni taktik, teknik, fisik, dan mental. Menurutnya, proses pembentukan tim membutuhkan waktu sehingga peningkatan performa pemain akan dilakukan secara bertahap dari pekan ke pekan.
Hingga saat ini, Borneo FC telah merekrut 11 pemain baru, termasuk enam pemain asing. Manajemen juga masih membuka peluang menambah amunisi sesuai kebutuhan tim dan regulasi kompetisi musim 2026/2027. Dengan komposisi skuad yang terus disempurnakan, Pesut Etam optimistis mampu bersaing secara kompetitif di seluruh ajang yang diikuti.










