TVRINews, Kalimantan Selatan
Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Bersama sejumlah mitra strategis, pemerintah daerah menggelar pertemuan untuk menyatukan langkah dalam meningkatkan layanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak.
Pertemuan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan membahas penguatan integrasi layanan kesehatan primer sebagai salah satu strategi utama untuk mempercepat penurunan angka stunting hingga akhir 2026.
Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Balangan, sejumlah perusahaan, serta yayasan yang beroperasi di wilayah tersebut. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat intervensi penanganan stunting, khususnya di wilayah yang menjadi prioritas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Ahmad Sauki, mengatakan seluruh pihak telah menyepakati target, sasaran, dan strategi bersama untuk mempercepat penurunan stunting, terutama di wilayah ring satu perusahaan dan sejumlah puskesmas.
"Hari ini kami menyepakati target dan sasaran bersama untuk mempercepat penurunan stunting, khususnya di wilayah kerja ring satu perusahaan dan beberapa puskesmas. Pendekatan yang digunakan adalah integrasi layanan kesehatan primer, yaitu pelayanan yang berfokus pada seluruh siklus kehidupan sehingga intervensi dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan," ujar Ahmad Sauki, Selasa, 21 Juli 2026.
Selain menyepakati target, pertemuan tersebut juga menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, di antaranya penyusunan jadwal kegiatan bersama, pemetaan wilayah prioritas, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi secara berkala agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif.
Pemerintah Kabupaten Balangan berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai yayasan dapat mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, sehingga mampu mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.










