TVRINews, Banjabaru
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menyatakan akan berkoordinasi lebih lanjut terkait peningkatan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Kuala oleh pemerintah setempat.
Hal tersebut disampaikan Syarifuddin kepada sejumlah wartawan saat menghadiri sosialisasi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di Banjarbaru. Ia mengatakan, koordinasi akan dilakukan bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan untuk membahas peningkatan status penanganan karhutla tersebut.
“Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan BPBD setelah laporan diterima. Penetapan status oleh kepala daerah ini tentu mempertimbangkan kondisi di lapangan, karena dampaknya sudah dirasakan masyarakat,” ujar Syarifuddin, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Sebelumnya, Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi, telah meningkatkan status penanganan karhutla di Barito Kuala dari siaga bencana menjadi tanggap darurat. Peningkatan status ini diduga berkaitan dengan upaya memperoleh dukungan pemerintah pusat dalam penanganan karhutla.










