TVRINews, Banjarmasin
Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Banjarmasin mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Kondisi ini salah satunya tercatat di wilayah Puskesmas Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, di mana jumlah pasien yang datang berobat terus merangkak naik dalam beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan data kunjungan medis, jumlah pasien ISPA yang berobat pada Juli 2026 tercatat sebanyak 51 orang, kemudian meningkat tajam pada Agustus menjadi 115 pasien. Tren kenaikan ini terus berlanjut hingga September dengan total mencapai 156 pasien.
Kepala Puskesmas Pelambuan Banjarmasin Barat, dr. Irma Nurniyati, mengungkapkan bahwa di wilayah kerjanya, lonjakan kasus ISPA tersebut juga diikuti dengan peningkatan kasus penyakit diare. Kondisi ini dipicu oleh dampak kabut asap yang masih menyelimuti wilayah sekitar, serta keterbatasan distribusi air bersih bagi warga.
"Harapannya selalu menggunakan masker, masker selalu dipakai meskipun kabutnya sudah mulai berkurang. Nah, terus juga berobat kalau memang batuk pilek, karena kalau dibiarkan saja kan kasihan yang di rumah, misalnya satu orang aja yang kena, akhirnya satu rumah kena karena dia tidak berobat ke fasilitas kesehatan. Untuk mengantisipasi diare, saya imbau gunakan air yang memang untuk diminum aja, jangan menggunakan air yang memang oleh pemerintah tidak dianjurkan untuk diminum," ujar Kepala Puskesmas Pelambuan, dr. Irma Nurniyati, saat dikonfirmasi pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Selain ISPA, ancaman penyakit diare juga menjadi perhatian serius tenaga kesehatan di Puskesmas Pelambuan. Berdasarkan catatan medis, kasus diare pada Juli 2026 tercatat sebanyak 37 pasien, sempat mengalami penurunan pada Agustus menjadi 15 pasien, namun kembali melonjak tajam pada September dengan 48 pasien. Sementara itu, memasuki bulan Oktober ini, terhitung hingga 14 Oktober 2026, sudah tercatat 27 pasien yang berobat akibat keluhan diare.
Melihat tren peningkatan dua jenis penyakit tersebut, pihak Puskesmas terus mengimbau masyarakat untuk senantiasa membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak serta disiplin mengenakan masker. Warga juga diingatkan untuk lebih cermat dalam memilih dan mengonsumsi air minum yang layak serta higienis guna menjaga daya tahan tubuh agar senantiasa sehat dan bugar.










