TVRINews, Banjarbaru
Warga kawasan Batu Ampar, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kini memiliki harapan baru untuk mengatasi persoalan air bersih yang selama ini kerap terjadi saat musim kemarau.
Wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tanah Laut tersebut selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih karena jaringan pipa air minum belum menjangkau permukiman warga.
Ketika musim kemarau tiba, banyak sumur warga mengering sehingga kebutuhan air sehari-hari menjadi terganggu.
Salah seorang warga, Damhuri, mengaku bersyukur atas pembangunan sumur bor yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat setempat.
“Alhamdulillah dengan adanya sumur bor ini nantinya mudah-mudahan bermanfaat bagi warga masyarakat di RT 28, khususnya. Jadi, kalau musim kemarau air sangat susah,” ujar Damhuri.
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan Polres Banjarbaru bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius Sepuluh Febry Aceng Loda mengatakan, sumur bor dibangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama puluhan tahun mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.
“Dalam rangka bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80, Polres Banjarbaru berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui Dinas PUPR membangun satu buah sumur bor di Kelurahan Cempaka RT 28 RW 09. Latar belakang mengapa sumur bor ini dibangun adalah karena hampir 30 tahun lebih warga di sini sulit mendapatkan air bersih dan PDAM belum masuk,” ujar Pius, Sabtu, 20 Juni 2026.
Setelah rampung, air dari sumur bor tersebut akan dimanfaatkan secara komunal melalui instalasi menara air yang dibangun di lokasi sehingga dapat digunakan oleh masyarakat sekitar.
Pengerjaan sumur bor ditargetkan selesai sebelum puncak musim kemarau. Warga juga diimbau untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.










