TVRINews - Banjarmasin
Aksi balap liar masih menjadi persoalan yang meresahkan di Banjarmasin. Selain membahayakan keselamatan pelaku, aktivitas tersebut juga dinilai mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayoritas pelaku balap liar merupakan remaja yang masih berusia muda. Aksi tersebut umumnya dilakukan secara spontan untuk mencari pengakuan dan solidaritas kelompok, tanpa melibatkan taruhan uang.
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tim gabungan Polresta Banjarmasin rutin menggelar patroli malam hingga menjelang subuh di sejumlah titik rawan.
Dalam patroli terbaru, Kabag Ops Polresta Banjarmasin, Supriyanto, mengatakan petugas mengamankan empat unit sepeda motor yang tidak sesuai standar kendaraan.
Selain itu, polisi juga menertibkan sejumlah pemuda yang membuat konten video di pinggir jalan dengan penampilan tidak wajar, termasuk berdandan menyerupai tuyul. Aktivitas tersebut dinilai mengganggu ketertiban dan tidak sesuai dengan norma sosial di ruang publik.
“Dalam kegiatan ini kami mengantisipasi balap liar, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya. Tadi juga ditemukan anak muda yang membuat konten tidak etis di wilayah perkotaan. Kami memberikan peringatan terkait kelengkapan kendaraan seperti surat-surat, spion, knalpot, dan lainnya agar sesuai standar,” ujar Supriyanto
Polisi menegaskan, kendaraan yang diamankan hanya dapat diambil dengan syarat pelanggar membawa orang tua serta melengkapi kembali komponen standar kendaraan di lokasi.
Polresta Banjarmasin menyatakan akan terus meningkatkan patroli guna menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas di wilayah kota. Masyarakat juga diimbau segera melapor apabila menemukan gangguan keamanan melalui layanan darurat Polri 110.










