TVRINews – Kota Banjarbaru
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut melalui Operasi Trisila 2026 Tahap II melaksanakan penanaman bibit kedelai di area Kompi Produksi Lanal Banjarmasin, Jalan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II sekaligus Dansatgas Trisila 2026, Endra Hartono, didampingi Danlanal Banjarmasin Galih Nurnap Putra.
Penanaman kedelai ini menjadi bagian dari upaya TNI AL dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menempatkan sektor pangan sebagai salah satu fondasi penting pembangunan nasional.

“Program ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI AL terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Laksamana Pertama TNI Endra Hartono.
Selain melakukan penanaman, rombongan juga meninjau kawasan produktif yang dikembangkan Lanal Banjarmasin. Kawasan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembelajaran bagi prajurit maupun masyarakat sekitar.
Di sektor perikanan, Lanal Banjarmasin turut mengembangkan budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok. Metode ini dinilai lebih efisien dalam pemanfaatan lahan dan air, serta memiliki potensi ekonomi yang cukup baik.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan. Keterlibatan TNI AL dianggap sebagai bentuk sinergi nyata dalam memperkuat produksi pangan daerah sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong peningkatan produksi pangan daerah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Saat ini, Kalimantan Selatan terus memperkuat sektor pertanian dan perikanan guna mendukung posisinya sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.
Melalui Operasi Trisila 2026, TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengembangan sektor produktif.










