TVRINews – Kab. Tapin
Petani di Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin menggelar panen raya uji coba benih padi varietas Inpari 32 HBD pada Senin, 25 Mei 2026. Varietas baru tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas gabah dibanding benih yang sebelumnya digunakan petani.
Pengembangan Inpari 32 HBD menjadi salah satu upaya petani untuk meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dari hasil panen uji coba, produksi gabah tercatat mencapai sekitar 5,9 ton per hektare.
Jumlah itu lebih tinggi dibanding varietas Ciherang yang sebelumnya rata-rata hanya menghasilkan sekitar 5 ton per hektare. Selain produktivitas yang meningkat, masa tanam hingga panen varietas tersebut juga relatif singkat, yakni sekitar 120 hari atau empat bulan.
Kepala Dinas Pertanian Tapin, Triasmoro, mengatakan hasil panen tersebut menunjukkan potensi besar varietas Inpari 32 HBD untuk dikembangkan lebih luas di wilayah Tapin.

“Alhamdulillah hasil panen meningkat dari 5 ton menjadi 5,9 ton per hektare. Dengan adanya 29 penangkar benih, kami berharap kebutuhan benih petani dapat dipenuhi sendiri tanpa harus mengambil dari daerah lain,” ujarnya.
Pemerintah daerah berencana mendistribusikan benih tersebut kepada petani agar budidayanya semakin meluas. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan produksi gabah sekaligus mendukung kemandirian benih di Kabupaten Tapin.
Selain itu, petani juga didorong untuk terus mencoba dan mengembangkan varietas unggul baru guna meningkatkan produktivitas pertanian di tengah tantangan sektor pangan yang terus berkembang.










