TVRINews, Banjarbaru
Menteri Haji dan Umrah, M Irfan Yusuf, menilai layanan jamaah haji di Embarkasi Banjarmasin berjalan baik selama penyelenggaraan ibadah haji 2026. Penilaian tersebut disampaikan usai meresmikan Gedung Asrama Haji Kelas I Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat, 10 Juli 2026.
Gedung asrama haji tersebut dibangun menggunakan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di atas lahan hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut M Irfan Yusuf, keberhasilan layanan haji di Embarkasi Banjarmasin didukung kolaborasi yang solid antara petugas haji, imigrasi, maskapai penerbangan, serta seluruh unsur yang terlibat.
Ia juga menyampaikan Embarkasi Banjarmasin masih melayani keberangkatan calon jamaah haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Ke depan, Kementerian Haji dan Umrah akan terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk mempercepat antrean pendaftaran haji dan penyempurnaan aspek teknis penyelenggaraan ibadah haji.
“Saya meresmikan tambahan Gedung Asrama Haji Banjarmasin yang murni dari SBSN dan kita berterimakasih kepada semua pihak termasuk kepada Pemprov yang menghibahkan tanah. Melihat perjalanan berangkat dan pulang hamper tidak ada isu yang cukup berarti bahkan dari segi kematian pun sama dengan tahun lalu artinya alhamdulillah Embarkasi Banjarmasin cukup bagus dalam melayani jamaah,” jelas M Irfan Yusuf.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin, berharap gedung asrama haji yang baru dapat dipelihara sehingga memberi manfaat bagi jamaah haji pada masa mendatang.
Ia juga menyampaikan kuota haji Kalimantan Selatan pada 2026 bertambah lebih dari seribu orang. Penambahan tersebut dapat dilayani sesuai harapan tanpa kendala yang signifikan.
Untuk kuota haji tahun depan, proses keberangkatan masih mengacu pada urutan pendaftaran. Jamaah asal Kalimantan Selatan yang berangkat pada musim haji 2026 merupakan pendaftar tahun 2012 dan sebagian tahun 2013.










