TVRINews, Banjarbaru
Pemerintah Kota Banjarbaru menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen pada 2027. Target tersebut disampaikan Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, dalam rapat paripurna DPRD Kota Banjarbaru dengan agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 di Graha Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Selasa, 14 Juli 2026.
Selain pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Kota Banjarbaru juga menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 3,24 persen, tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,73 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat hingga 82,71.
Dalam paparannya, Erna Lisa Halaby menegaskan penyusunan prioritas anggaran tahun 2027 difokuskan pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pemerintah akan mengakomodasi berbagai aspirasi warga, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan pendidikan.
"Prioritas tahun 2027 adalah menampung aspirasi masyarakat yang benar-benar berdampak langsung. Kami akan memprioritaskan perbaikan jalan dan pembenahan infrastruktur. Selain itu, kami juga akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat terkait usulan pembangunan unit sekolah baru di Banjarbaru," ujar Erna Lisa Halaby.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Muhammad Syahrial, berharap pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga program-program prioritas dapat segera direalisasikan.
"Kami berharap pembahasan KUA-PPAS 2027 dapat selesai tepat waktu sehingga anggaran yang disusun benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Banjarbaru," kata Muhammad Syahrial.
DPRD Kota Banjarbaru berharap proses pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 berjalan lancar hingga penetapan APBD. Dengan demikian, anggaran yang disusun diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga Kota Banjarbaru.










