TVRINews, Banjarmasin
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Banjarmasin mulai menyiapkan langkah revitalisasi Pasar Lima setelah kebakaran yang menghanguskan ratusan tempat usaha di kawasan tersebut.
Pembahasan dilakukan melalui pertemuan bersama sejumlah pihak untuk menyusun penanganan pascakebakaran dan rencana pembangunan kembali pasar.
Revitalisasi Pasar Lima dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Agustus 2026. Pembangunan diarahkan untuk menghadirkan kawasan perdagangan yang lebih modern, tertata, serta menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Selain meningkatkan fungsi sebagai pusat perdagangan, konsep revitalisasi juga memperhatikan aspek aksesibilitas dengan penyediaan fasilitas yang ramah bagi anak-anak dan penyandang disabilitas.
Kawasan pasar yang sebelumnya dikenal padat akan ditata kembali melalui pembaruan desain bangunan, penataan jalur sirkulasi, penyediaan sarana pendukung, serta perbaikan sistem kelistrikan yang mengacu pada standar keselamatan.
"Pasar ini akan dibangun kembali oleh Perumda Pasar. Kami akan mengedepankan konsep dan aturan yang berlaku, sekaligus memperhatikan berbagai hal prinsip dalam proses pembangunan pasar nantinya," ujar M. Abdan Syakura, Selasa, 14 Juli 2026.
Revitalisasi tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kondisi Pasar Lima sebelum kebakaran. Struktur bangunan yang telah berusia, penggunaan material kayu yang masih dominan, serta instalasi kelistrikan yang belum memenuhi standar dinilai menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api saat peristiwa kebakaran.
Melalui pembangunan kembali ini, Perumda Pasar menempatkan aspek keselamatan sebagai salah satu prioritas utama dengan harapan dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran di masa mendatang sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.










