TVRINews, Kalimantan Selatan
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi melepas 1.500 mahasiswa untuk mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Unit Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) Tahun 2026. Program ini mengusung dua fokus utama, yakni peningkatan literasi melalui pembentukan rumah baca desa serta pelestarian lingkungan, khususnya penanganan sampah dan pelestarian ekosistem lahan basah.
Pelepasan mahasiswa KKN tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata melalui berbagai program pemberdayaan.
Syarifuddin mengatakan, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan lahan yang belum produktif untuk ditanami komoditas bernilai ekonomi. Selain itu, program literasi seperti pembentukan perpustakaan atau rumah baca desa diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat sebagai salah satu jalan menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang belum produktif untuk ditanami tanaman bernilai ekonomi. Selain itu, melalui program literasi seperti perpustakaan atau rumah baca, masyarakat semakin gemar membaca sebagai pintu menuju kecerdasan," ujar Muhammad Syarifuddin dalam keterangan yang diterima tvrinews.com, Senin, 13 Juli 2026.
Sementara itu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Ahmad Alim Bachri, mengatakan pelaksanaan KKN Tematik merupakan bagian dari implementasi arahan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) agar perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia berharap mahasiswa yang ditempatkan di berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan dapat berkontribusi dalam bidang lingkungan hidup, pendidikan, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.
"Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN di berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama di bidang lingkungan hidup, literasi, dan program pemberdayaan lainnya. ULM juga terus mengembangkan KKN internasional, seperti di Malaysia untuk mengajar anak-anak tenaga kerja Indonesia, serta di Jepang melalui program pengabdian masyarakat," kata Prof. Ahmad Alim Bachri dalam keterangan yang diterima tvrinews.com, Senin, 13 Juli 2026.
Selain pelaksanaan KKN di dalam negeri, ULM juga terus memperluas program pengabdian masyarakat di tingkat internasional. Sebelumnya, mahasiswa ULM telah mengikuti KKN internasional di Malaysia dengan mengajar anak-anak tenaga kerja Indonesia, serta menjalankan program pengabdian masyarakat di Jepang.
Melalui Program KKN Tematik MKBT 2026, ULM menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perguruan tinggi di tengah masyarakat melalui peningkatan literasi, pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan jejaring kolaborasi internasional.










