TVRINews, Banjarbaru
Tim penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan pemetaan aliran sungai di tiga titik prioritas.
"Tiga titik prioritas penanganan karhutla di Kota Banjarbaru, yakni Guntung Damar, Pengayuan, dan Hutan Lindung Liang Anggang, telah dilengkapi peralatan dan personel tambahan untuk mitigasi karhutla," kata Hanif, dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.
Sebanyak 200 unit pompa air berukuran 4 inci, satu unit pompa air 8 inci, lima ekskavator, dua unit pompa dorong, dan dua helikopter water bombing dikerahkan untuk menangani ketiga titik tersebut.
Permasalahan yang kini menjadi perhatian adalah aliran air yang berkurang akibat musim kemarau. Kondisi ini menyebabkan upaya penanganan karhutla kurang efektif karena aliran air di tiga titik prioritas mulai mengering.
Hanif menilai diperlukan perbaikan kanal aliran air dan rekonstruksi dengan memanfaatkan saluran irigasi di sekitar lokasi prioritas.
Hanif berharap rekonstruksi aliran air dapat segera dilaksanakan. Perbaikan aliran sungai yang ada juga ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu satu hari.
Di wilayah Banjarbaru, kabut asap berasal dari tiga titik prioritas tersebut. Kabut asap ditargetkan dapat ditangani dalam waktu kurang lebih dua minggu melalui penanganan secara masif dan cepat di ketiga lokasi.










