TVRINews, Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Ribuan warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, memadati Lapangan Dwi Warna Barabai untuk menyaksikan kemeriahan Lomba Panjat Pinang Massal. Sebanyak 20 pohon pinang didirikan dengan deretan hadiah senilai jutaan rupiah yang diperebutkan pada tiap batangnya.
Aksi para peserta kian memicu gelak tawa penonton karena tidak hanya sekadar mengandalkan ketangkasan memanjat, tetapi juga mengenakan berbagai kostum unik dan menggelitik. Peserta lomba ini merupakan perwakilan dari berbagai desa, kecamatan, hingga organisasi kepemudaan se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Ketua KNPI Hulu Sungai Tengah, Nadea Rizky Ananda, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat yang melimpah pada ajang ini memberikan dampak ekonomi yang nyata, khususnya bagi para pelaku UMKM di sekitar kawasan Lapangan Dwi Warna Barabai.
Melihat tingginya partisipasi dan dampak positif yang dihasilkan, KNPI HST merencanakan untuk menambah jumlah pohon pinang pada penyelenggaraan tahun 2027 mendatang.
"Kabupaten Hulu Sungai Tengah saling gotong-royong untuk membangun kabupaten kita. Dan karena sepertinya panjat pinang ini bisa menarik masyarakat yang lebih banyak serta membuat UMKM di Lapangan Dwi Warna ini lebih ramai penjualannya, jadi tahun ini kami coba untuk 20 tiang pinang. Ternyata antusiasnya masih sangat banyak, jadi kami lebih semangat untuk tahun depan mengadakan lebih banyak lagi, minimal 25 tiang," ujar Nadea, Selasa, 25 Agustus 2026.
Keseruan dan kemeriahan pesta rakyat ini turut disaksikan langsung oleh Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, bersama Ketua TP PKK HST, Deni Era Yulyantie.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap ruang-ruang hiburan rakyat yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian lokal di Hulu Sungai Tengah.










