TVRINews, Kota Banjarbaru
Sebanyak 600 personel Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk mencari korban tenggelamnya Kapal Motor Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Operasi pencarian dan pemantauan melalui unsur laut dilakukan selama 24 jam. Sementara itu, pencarian menggunakan unsur udara dihentikan setiap pukul 17.00 WIB karena keterbatasan jarak pandang.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan operasi SAR pada tahap awal akan berlangsung selama tujuh hari dan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur yang tersedia.
“Operasi secara terus-menerus dilaksanakan tahap awal selama tujuh hari dan operasi tidak berhenti selama 24 jam, kecuali unsur tertentu seperti pesawat karena keterbatasan. Pesawat kita hentikan pada pukul 17.00,” ujar Mohammad Syafii, Rabu, 16 September 2026.
Ia menjelaskan, unsur laut dan kapal-kapal yang melintas juga dilibatkan untuk membantu pencarian di sektor yang telah ditentukan Basarnas.
Dalam operasi tersebut, total terdapat 17 kapal yang dikerahkan, termasuk dua kapal milik kepolisian. Namun, seluruh kapal tidak dikerahkan secara bersamaan di satu lokasi.
Berdasarkan data sementara, dari total 243 penumpang, sebanyak 108 orang berhasil selamat, enam orang meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Basarnas menyebut operasi SAR dapat diperpanjang setelah tujuh hari. Keputusan tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat, termasuk Basarnas, kementerian dan lembaga, TNI, serta Polri.










