TVRINews, Banjarmasin
Nahkoda KM Virgo Transport 8 dipastikan selamat dalam kecelakaan kapal yang terjadi di perairan Laut Jawa.
Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, mengatakan nahkoda kapal kini masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui kronologi dan penyebab kecelakaan. Namun, Suntana belum merinci hasil pemeriksaan awal terhadap nahkoda.
“Untuk nahkoda masih kita lakukan pemeriksaan. Untuk VDR itu nanti setelah upaya kita bisa mengangkat kapal itu, mudah-mudahan masih ada. Sekarang masih belum tahu,” jelas Suntana, Rabu, 16 September 2026.
Selain memeriksa nahkoda, Tim SAR Gabungan juga masih melakukan pencarian terhadap Voyage Data Recorder atau VDR, yang merupakan perangkat perekam data pelayaran kapal.
VDR menjadi salah satu bagian penting dalam proses investigasi karena menyimpan data terkait pengoperasian dan navigasi kapal yang dapat membantu Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT mengungkap penyebab kecelakaan.
Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, juga menegaskan alat pemancar radio darurat atau EPIRB kapal dipastikan dalam kondisi aktif saat kejadian.
“Jadi saya pastikan EPIRB dari kapal itu aktif dan ini dimonitor, baik itu Australia maupun Singapura,” jelas Syafii.
Sementara itu, hingga Senin, dari total 243 orang yang berada di kapal, sebanyak 114 orang telah berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, enam orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Upaya pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan, termasuk dengan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian.










