TVRINews, Banjarmasin
Kompetisi Indonesia Women’s League (IWL) musim 2026/2027 kembali bergulir sebagai upaya mendorong perkembangan sepak bola putri di Tanah Air. Bergulirnya kompetisi ini diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi pesepak bola perempuan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan popularitas sepak bola putri Indonesia.
Musim ini, IWL diikuti enam klub, yakni Dewa United Women, Persikad Women, Persita Women, FC Bekasi City Women, Garudayaksa FC Women, dan Persija Jakarta Women.
Kehadiran kompetisi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pencinta sepak bola putri. Salah satunya Ayka, yang telah mengikuti perkembangan sepak bola sejak 2010.
Menurut Ayka, kembalinya kompetisi sepak bola putri menjadi perkembangan positif bagi dunia olahraga nasional. Ia berharap jumlah peserta terus bertambah sehingga persaingan antarklub semakin kompetitif dan mampu melahirkan lebih banyak pemain berbakat.

(Pencinta sepak bola putri, Ayka. [Foto: TVRI Kalsel/Nurul Ain]
“Menurut saya, bagus sekali ada liga putri Indonesia. Ke depannya diharapkan lebih banyak lagi klub yang ikut berpartisipasi. Apalagi sekarang pertandingannya bisa ditonton secara langsung di TVRI Sport sehingga kami lebih mudah mengikuti. Mudah-mudahan sepak bola putri Indonesia semakin dikenal dan semakin banyak penontonnya,” ujar Ayka, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Kemudahan akses untuk menyaksikan pertandingan juga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan kompetisi. Dengan siaran yang dapat dinikmati masyarakat secara langsung, IWL diharapkan mampu menarik perhatian lebih banyak penonton sekaligus membangun basis pendukung sepak bola putri di Indonesia.
Pertandingan Indonesia Women’s League musim 2026/2027 dapat disaksikan melalui TVRI Sport secara gratis atau free-to-air, serta layanan streaming digital RANS Entertainment.
Kehadiran IWL diharapkan tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para pemain, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan kualitas sepak bola putri, serta memperluas dukungan masyarakat terhadap perkembangan olahraga perempuan di Indonesia.









