TVRINews, Balangan
Pemerintah Kabupaten Balangan menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Beasiswa Santri. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan keagamaan sekaligus meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua maupun pengelola pondok pesantren.
Penyaluran bantuan beasiswa santri tersebut dikutip pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Besaran bantuan diberikan sesuai jenjang pendidikan. Santri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) menerima bantuan sebesar Rp3 juta per tiga bulan, sedangkan santri tingkat Madrasah Aliyah (MA) memperoleh Rp3,5 juta per tiga bulan.
Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan, program Beasiswa Santri merupakan bentuk investasi jangka panjang pemerintah daerah untuk mencetak generasi yang memiliki ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga santri, tetapi juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan berbasis pesantren.
“Jadi, Beasiswa Santri ini ada 2.751 semuanya. Di pesantren ini, yang mendapatkan beasiswa sebanyak 195 orang. Mudah-mudahan ini membantu meringankan beban orang tua atau wali dan pimpinan pondok dalam mengelola serta menjalankan proses belajar mengajar di Pondok Pesantren Darul Munir,”ujar Abdul.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin, Ahmad Saubari, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Balangan terhadap pendidikan pesantren.
Menurut Ahmad, program tersebut menjadi terobosan yang membantu pesantren memberikan keringanan biaya pendidikan kepada para santri.
“Ini adalah terobosan yang luar biasa dari seorang pimpinan daerah. Setahu kami, mungkin baru beliau yang melakukan terobosan seperti ini. Kami hanya mendoakan mudah-mudahan program ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi masyarakat,”ungkap Ahmad.
Penyaluran Beasiswa Santri di Balangan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meringankan biaya pendidikan sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan berbasis pesantren.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para santri untuk terus menuntut ilmu dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, serta pembangunan daerah.










