TVRINews, Banjarmasin
Kesadaran masyarakat dalam mengenali bahaya narkotika menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Peran aktif warga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar, saling mengingatkan, serta keberanian melaporkan dugaan peredaran narkotika dinilai mampu memutus rantai distribusi gelap narkoba.
Di tengah perkembangan penggunaan media digital dan perubahan gaya hidup masyarakat, edukasi menjadi langkah strategis agar informasi yang diterima tetap tepat dan tidak mudah terpengaruh ajakan maupun informasi menyesatkan terkait narkotika.
Badan Narkotika Nasional terus menjalankan berbagai program sosialisasi dan edukasi di lingkungan pendidikan, instansi, hingga komunitas. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkotika sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap pencegahan.
Kepala BNN Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Asep Taufik, menyampaikan harapan agar program edukasi yang semakin luas dapat melibatkan generasi muda sebagai penggerak utama penyebaran informasi bahaya narkoba.
“Kita berharap dengan semakin banyaknya membuat program untuk mengedukasi masyarakat, generasi muda mudah-mudahan mereka bisa menjadi leading sektor kita untuk menyampaikan tentang bahaya narkoba bagi kita semua,” harapnya saat ditemui pada Jumat, 26 Juni 2026.
Momentum peringatan Hari Narkotika Internasional menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah, BNN, dan seluruh lapisan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.
“Tentu ini sangat memprihatinkan, terlepas penangannya ini tentu tidak hanya milik kepolisian tapi harus menjadi kepedulian semua elemen masyarakat. Kita mengajak semua komunitas, semua kalangan masyarakat, untuk peduli ketika kita melihat adanya peredaran narkoba di sekitar kita,” jelas Nanik Hayati.
Dengan meningkatnya kesadaran, partisipasi masyarakat, serta edukasi yang terus dilakukan BNN, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika diharapkan berjalan lebih efektif demi mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.










