TVRINews, Kalimantan Selatan
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kembali normal setelah sebelumnya terdampak gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kondisi ini terjadi setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada Selasa sekitar pukul 00.30 WIB. Dibukanya kembali bandara tersebut membuat penerbangan dari dan menuju Bandara Syamsudin Noor secara bertahap kembali berjalan.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan selama dua hari gangguan penerbangan, rata-rata terdapat sekitar 10 penerbangan keberangkatan dan delapan penerbangan kedatangan yang dibatalkan setiap harinya.
Gangguan tersebut juga berdampak terhadap jumlah penumpang. Penurunan trafik penumpang tercatat sekitar 30 hingga 45 persen dibandingkan kondisi normal.
“Dari awal kejadian erupsi gunung, kami sudah standby dan siap. Namun, yang terdampak adalah rotasi pesawat dari maskapai. Sekarang pagi tadi sudah ada penerbangan pertama ke Jakarta,” ujar Stephanus, Rabu (9/9/2026).
Menurut Stephanus, pengelola bandara telah melakukan koordinasi dan bersiap menghadapi dampak gangguan penerbangan sejak erupsi terjadi. Setelah operasional Bandara Soekarno-Hatta dibuka, jadwal penerbangan di Syamsudin Noor mulai kembali berjalan.
Sementara itu, sejumlah calon penumpang yang sempat tertahan harus menunggu hingga penerbangan kembali tersedia. Salah satunya Abdul Rohim, yang mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan selama masa penundaan.
Abdul mengatakan dirinya seharusnya melakukan perjalanan pulang pada Minggu. Namun, pembatalan penerbangan membuatnya harus memperpanjang masa tinggal sebelum akhirnya mendapat informasi bahwa penerbangan kembali dibuka.
“Sebenarnya kami mau pulang hari Minggu, tetapi ada pembatalan. Kami mendapat informasi tengah malam tadi sekitar pukul 00.00 bahwa bandara kembali dibuka. Jadi, pagi ini saya ke sini,” kata Abdul.
Ia berharap perjalanan menuju Bandung dapat segera dilakukan mengingat kondisi tubuhnya yang mulai kurang fit setelah harus menunggu selama beberapa hari.
Di sisi lain, pengelola Bandara Syamsudin Noor memastikan kondisi terminal tetap terkendali meski terjadi penumpukan calon penumpang selama gangguan penerbangan.
Pada hari kedua, maskapai disebut telah memberikan informasi lebih awal kepada penumpang terkait kondisi penerbangan. Langkah tersebut membantu mengurangi kepadatan di terminal dan membuat proses pelayanan berjalan lebih tertib.
Dengan kembali dibukanya Bandara Soekarno-Hatta, operasional penerbangan di Bandara Syamsudin Noor kini berangsur normal. Pengelola bandara tetap memantau perkembangan kondisi penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan optimal.










