TVRINews, Kalimantan Selatan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat langkah pengendalian inflasi, setelah daerah tersebut masuk dalam 10 provinsi dengan tingkat inflasi di zona merah.
Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi nasional yang digelar secara daring dan dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, disebutkan inflasi Kalsel berada di atas 4 persen atau masih lebih tinggi dibandingkan angka inflasi nasional.
Staf Ahli Gubernur Kalsel, Adi Santoso, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Berbagai langkah antisipatif terus dilakukan bersama instansi terkait untuk menekan laju inflasi.
Menurut Adi, pengendalian inflasi dilakukan dengan memastikan kelancaran distribusi barang, termasuk kemudahan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan angkutan distribusi serta menjaga ketersediaan stok komoditas utama kebutuhan masyarakat.
"Bagaimana arahan Bapak Gubernur kepada beberapa instansi terkait untuk segera melakukan langkah-langkah antisipatif seperti Dinas Perdagangan dengan kegiatan operasi pasar, pemantauan harga kebutuhan pokok yang dibantu oleh lintas sektor," ujar Adi saat ditemui, Senin, 10 Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Kalsel, Eddy EJ, menyebut tingkat inflasi Kalsel sebelumnya sempat mencapai 4,47 persen. Namun, angka tersebut berhasil ditekan menjadi sekitar 4,28 persen.

Penurunan tersebut, kata Eddy, salah satunya dipengaruhi pelaksanaan gerakan pangan murah yang dilakukan pemerintah bersama berbagai pihak.
"Kalsel menunjukkan inflasi 4,28 persen hari ini menjadi tolak ukur bagi kita bahwa kemarin kita punya inflasi 4,47 persen, artinya kita turun. Artinya harga-harga lebih baik dan terkendali dibandingkan bulan kemarin," jelas Eddy.
Pemprov Kalsel memastikan upaya pengendalian inflasi akan terus dilakukan secara bersama-sama melalui tim pengendali inflasi daerah, instansi terkait hingga para distributor bahan pokok.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan masyarakat sekaligus menurunkan tingkat inflasi Kalsel yang saat ini masih berada di atas angka nasional.









