TVRINews, Kabupaten Tapin
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapin menyalurkan 92.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan sepanjang Juli 2026.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Muhammad Nor, jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan akan meningkat pada Agustus, mengingat hingga saat ini wilayah Tapin masih belum diguyur hujan.
Kondisi kekeringan ini mayoritas dialami masyarakat yang tinggal di kawasan pegunungan, karena sumur-sumur warga mulai mengering.
“Kekeringan ini rata-rata dialami oleh masyarakat yang berada di pegunungan, di mana sumur-sumur di desa mereka kering. Terhadap desa-desa tersebut, kami sudah 10 kali menyalurkan air dengan total 92.000 liter air bersih untuk enam desa,” jelas Muhammad Nor pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Selain bantuan dari BPBD Tapin, sebagian warga juga terpaksa membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat Kabupaten Tapin diimbau agar bijak menggunakan air. Pasalnya, sejumlah sumber air baku milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga mengalami penurunan debit.










