TVRINews, Kota Banjarmasin
Peringatan Hari Pramuka 14 Agustus menjadi momentum bagi Gerakan Pramuka untuk terus membentuk generasi muda yang adaptif di tengah perkembangan teknologi digital tanpa meninggalkan nilai Tri Satya dan Dasa Darma.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan, Febriadin Hafiz, mengatakan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran dan pengembangan keterampilan. Namun, pembentukan karakter, kegiatan alam terbuka, gotong royong, dan pengalaman nyata tetap menjadi kekuatan utama kepramukaan.
“Teknologi dalam dunia kepramukaan harus dipandang sebagai alat, bukan tujuan. Dalam kegiatan alam terbuka, misalnya, teknologi seperti GPS dapat digunakan sebagai sarana pendukung, namun esensi utamanya tetap pada pembelajaran dan pengalaman di lapangan,” jelas Febriadin, Jumat, 14 Agustus 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Fatkhan, mengatakan Pramuka terus beradaptasi dengan perkembangan digital melalui pemanfaatan media daring untuk pembelajaran, komunikasi, dan pengelolaan kegiatan.
“Pramuka terus beradaptasi dengan perkembangan digital melalui pemanfaatan media daring untuk pembelajaran dan komunikasi, seperti video konferensi, media sosial, dan konten digital. Selain itu, administrasi dan manajemen kegiatan kini juga dilakukan secara digital agar lebih efektif dan efisien,” ujar Fatkhan.
Dengan memadukan kemampuan digital dan karakter yang kuat, Pramuka diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kalimantan Selatan yang adaptif, mandiri, kreatif, dan berdaya saing, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kepramukaan.










