TVRINews, Kalimantan Selatan
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha terus dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap ratusan sapi di Desa Cindai Alus, Martapura pada Selasa, 12 Mei 2026.
Pemeriksaan dilakukan langsung dari kandang ke kandang milik para pengepul sapi. Sedikitnya 120 ekor sapi diperiksa di wilayah tersebut untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban sebelum disembelih.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar sapi dalam kondisi sehat. Namun, petugas menemukan satu ekor sapi mengalami luka dan satu ekor lainnya terindikasi cacingan.
Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, drh. M. Akbar Susanto, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara maraton agar seluruh hewan kurban dapat dipastikan sehat sebelum Hari Raya Iduladha.

(Foto: Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, drh. M. Akbar Susanto)
"Untuk hari ini, tim melakukan pemeriksaan sekitar 100 hingga 120 ekor sapi. Pemeriksaan dilakukan secara maraton dari kandang ke kandang. Kami menargetkan seluruh pemeriksaan antemortem, yaitu pemeriksaan sebelum hewan disembelih, dapat selesai sebelum hari kurban," ujar Akbar, Selasa, 12 Mei 2026.
Ia menjelaskan, setelah pemeriksaan antemortem selesai, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan postmortem atau setelah penyembelihan hewan kurban.
"Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan postmortem, yaitu setelah penyembelihan. Tim dari dinas juga akan mengunjungi berbagai lokasi pemotongan untuk memastikan daging yang dihasilkan benar-benar baik dan berkualitas," ucapnya.
Dinas Pertanian Kabupaten Banjar memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya penyakit serius pada hewan kurban di wilayah tersebut. Pemeriksaan postmortem nantinya difokuskan untuk memastikan daging dan organ hewan kurban aman serta layak dikonsumsi masyarakat.










