TVRINews, Banjarbaru
Sebanyak 45 pereli nasional dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan ajang Banua Rally 2026 yang digelar pada 8 hingga 10 Mei 2026 di Kalimantan Selatan. Banua Rally 2026 putaran 1 dan 2 ini menjadi pembuka Kejuaraan Nasional Rally tahun 2026.
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Moreno Soeprapto, berharap Banua Rally dapat menjadi wadah bagi pereli daerah untuk berkembang hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, penyelenggaraan Banua Rally menjadi sinyal positif bagi Kalimantan Selatan untuk menggelar ajang rally internasional, termasuk Asia Pacific Rally Championship (APRC).
“Tim observer kami akan memperbarui data ke FAI sebagai acuan pengajuan tuan rumah ke depan. Kami dari pusat sangat mengapresiasi kejuaraan nasional ini sebagai pembuka tahun. Ajang ini juga menjadi bukti regenerasi pembalap muda berjalan dan semangat menuju level internasional mulai dibangun. Dengan persiapan yang sudah baik, kami optimistis kegiatan berjalan aman dan lancar,” jelas Moreno pada Jumat, 8 Mei 2026.
Salah seorang pereli asal Jawa Barat dari tim Navsat, Ferdy Yanuar, mengaku telah melakukan persiapan matang menghadapi Kejurnas Banua Rally 2026. Selain menjaga kondisi fisik dan mental, Ferdy juga menyiapkan kendaraan bersama tim mekanik profesional untuk menghadapi karakter trek di Kalimantan Selatan.
“Persiapan seperti ban serep, ketentuan kaca, dan lainnya sudah siap. Selebihnya aman, dan ini menjadi pengalaman pertama saya turun di kelas ekshibisi,” ungkap Ferdy.
Para pereli akan bersaing dalam 10 kelas perlombaan, yakni RC2, RC3, RC4, M1, F4, F3, F1, R2, R1, dan J1. Persaingan diprediksi berlangsung ketat, terutama di kelas utama RC2 yang diisi pembalap papan atas nasional dengan mobil berstandar internasional.










