TVRINews, Banjarmasin
Menjelang proses pemulangan jemaah haji musim haji 1447 Hijriah, tercatat empat jemaah haji Embarkasi Banjarmasin meninggal dunia di Tanah Suci. Selain itu, sembilan jemaah lainnya masih menjalani perawatan akibat gangguan kesehatan.
Kepala Bidang Bina Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji Kalimantan Selatan, H. Rasyid Luthfiana, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi jemaah yang masih dirawat agar dapat segera pulih dan kembali ke Tanah Air sesuai jadwal.
"Hingga saat ini, jemaah Embarkasi Banjarmasin yang meninggal dunia tercatat empat orang dan sembilan masih dirawat. Semoga yang wafat mendapat rahmat dan haji mabrur, serta yang dirawat segera pulih dan pulang sesuai jadwal," ujar Rasyid saat diwawancarai, Rabu, 3 Juni 2026.
Di tengah kabar tersebut, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Banjarmasin akan segera dimulai. Sesuai jadwal, kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan tiba di Kalimantan Selatan pada Kamis dini hari.
Selanjutnya, kedatangan jemaah akan berlangsung secara bertahap mulai kloter 2 hingga kloter 19. Proses debarkasi seluruh jemaah haji Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan berakhir pada 1 Juli 2026.
Kanwil Kementerian Haji Kalimantan Selatan berharap seluruh rangkaian pemulangan berjalan lancar dan jemaah yang masih menjalani perawatan dapat segera membaik sehingga bisa kembali bersama rombongan ke daerah asal masing-masing.










