TVRINews, Banjarmasin
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak calon guru yang unggul melalui Program Asistensi Mengajar. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
Melalui program tersebut, mahasiswa PGSD ULM berhasil menghasilkan lebih dari 350 program kerja dan inovasi pembelajaran yang diterapkan di 27 sekolah mitra. Kegiatan asistensi mengajar tidak hanya menjadi sarana praktik mengajar, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.
Ketua Tim Pengembang Akademik dan Penjamin Mutu Jurusan PGSD ULM, Ahmad Suriansyah, mengatakan berbagai produk dan inovasi yang dihasilkan mahasiswa telah didaftarkan untuk memperoleh perlindungan hak cipta. Langkah tersebut dilakukan agar karya mahasiswa memiliki legalitas sekaligus dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh sekolah-sekolah yang membutuhkan.
“Mereka telah dibekali cara membuat buku dan media pembelajaran untuk siswa SD, serta meningkatkan literasi melalui sentuhan teknologi yang menarik bagi anak. Produk yang dihasilkan juga didaftarkan hak ciptanya ke Kementerian agar terlindungi dan tidak mudah ditiru,”kata Ahmad Suriansyah dalam keterangan yang diterima tvrinews, Kamis, 25 Juni 2026.
Ia menjelaskan, mahasiswa dibekali kemampuan menyusun bahan ajar, mengembangkan media pembelajaran kreatif, serta memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa sekaligus memperkuat kemampuan literasi di tingkat sekolah dasar.
Program asistensi mengajar juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami kondisi nyata di lingkungan pendidikan. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk membentuk calon guru yang mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan pembelajaran di lapangan.
Melalui program ini, ULM berharap dapat melahirkan guru-guru yang inovatif, profesional, dan siap mendukung transformasi pendidikan dasar di Indonesia, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pembelajaran yang terus berkembang.










