TVRINews, Kab. Hulu Sungai Tengah
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Rabu, 17 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pengembangan peternakan itik yang dinilai berhasil mendukung program swasembada pangan nasional.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Kelompok Tani Jaya Bersama di Desa Mahang Baru. Kelompok ini dikenal sebagai sentra peternakan itik terbesar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan populasi mencapai puluhan ribu ekor dan produksi rata-rata sekitar 27 ribu butir telur per hari.
Keberhasilan tersebut didukung penerapan inovasi Siti Hawa Lari atau Sistem Integrasi Ternak Itik di Lahan Rawa dan Kering, program yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, mengatakan program tersebut telah memberikan pembinaan kepada puluhan kelompok peternak di berbagai wilayah.
“Di Kabupaten HST program ini telah membina 50 kelompok peternak yang tersebar di beberapa kecamatan. Adapun kelompok Tani Jaya Bersama merupakan sentra terbesar dengan populasi mencapai 36 ribu ekor itik,” jelas Samsul Rizal pada Rabu, 17 Juni 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan Kalimantan Selatan menjadi salah satu daerah yang mendapat mandat untuk mempercepat pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan program berjalan optimal.
“Mudah-mudahan pada kesempatan kita sore hari ini menjadi martil ataupun menjadi akselerasi dari instruksi presiden. Insya Allah melihat semangat kedua Bupati sepertinya kita sangat yakin kita akan bisa,” harap Hanif.
Hanif menambahkan pemerintah terus mempercepat pengembangan berbagai komoditas potensial, termasuk peternakan itik sebagai salah satu sumber pangan hewani yang melimpah dan berperan dalam mendukung target swasembada pangan nasional.
Kunjungan lapangan tersebut juga dihadiri Bupati Hulu Sungai Utara, Sahrujani, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan dan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan.










