TVRINews, Banjarmasin
Ratusan pecinta sepak bola memadati halaman TVRI Kalimantan Selatan pada Selasa, 7 Juli 2026 dini hari untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir membawa atribut tim favorit masing-masing guna memberikan dukungan sekaligus menikmati pertandingan bersama.
Suasana nobar berlangsung meriah sejak peluit awal dibunyikan. Sorak-sorai pendukung kedua tim mewarnai jalannya pertandingan yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.
Salah seorang penggemar sepak bola sekaligus pendukung Spanyol, Achid, mengaku senang dapat menyaksikan pertandingan bersama masyarakat lainnya. Menurutnya, kegiatan nobar menjadi hiburan yang dinantikan, terutama karena Piala Dunia hanya digelar setiap empat tahun sekali.
"Cukup menyenangkan karena setiap hari ada hiburan buat orang yang pulang kerja atau pecinta bola. Apalagi event ini Piala Dunia kan 4 tahun sekali," ujar Achid dalam keterangan yang diterima tvrinews, Selasa, 7 Juli 2026.
Sementara itu, pendukung Portugal, Yandi, mengapresiasi penyelenggaraan nobar yang digelar TVRI Kalimantan Selatan. Ia berharap TVRI terus menghadirkan tayangan pertandingan sepak bola internasional yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis dan menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta sepak bola.
"Prediksi saya Portugal 2-0 dan untuk pemenangnya saya dukung Portugal," kata Yandi.
Meski prediksi tersebut tidak menjadi kenyataan, pertandingan berlangsung ketat hingga peluit panjang berbunyi. Spanyol akhirnya menundukkan Portugal dengan skor tipis 1-0 dan memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Kegiatan nonton bareng ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat yang memiliki dukungan berbeda. Semangat sportivitas dan kebersamaan yang tercipta menunjukkan bahwa sepak bola mampu menyatukan berbagai kalangan dalam satu momen.
TVRI Kalimantan Selatan juga akan terus menayangkan pertandingan Piala Dunia 2026 sehingga masyarakat dapat menikmati setiap laga hingga partai final.










