TVRINews, Banjarbaru
Jumlah penumpang di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, meningkat rata-rata sekitar 700 orang per hari dalam dua pekan terakhir.
Lonjakan ini diduga dipicu pengalihan penumpang dari sejumlah bandara di Kalimantan Tengah yang operasionalnya terganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
General Manager Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan operasional bandara secara umum masih berjalan normal meski kabut asap sempat memengaruhi sejumlah penerbangan.
“Gangguan asap masih ada, tetapi bisa dibilang minor. Pagi hari, jika jarak pandang berada di angka 1.000–1.500 meter, ada satu atau dua penerbangan yang terdampak, khususnya yang menggunakan pesawat berbaling-baling. Namun, secara keseluruhan, kami beroperasi secara normal dan memang ada kecenderungan peningkatan penumpang,” kata Stephanus, Kamis, 15 Oktober 2026.
Menurutnya, sebagian penumpang tambahan berasal dari wilayah Kalimantan Tengah. Mereka memilih berangkat melalui Bandara Syamsudin Noor setelah penerbangan dari bandara di daerah asal terganggu akibat kondisi kabut asap.
Salah seorang calon penumpang, Herlina, mengaku harus menempuh perjalanan darat menuju Banjarmasin karena tidak dapat terbang melalui Bandara Sampit, Kalimantan Tengah. Dari sana, ia melanjutkan perjalanan udara menuju Jakarta.
“Dari Sampit, perjalanan sekitar 20 jam. Berangkat sekitar pukul 21.00. Karena di Sampit tidak bisa terbang, mau tidak mau harus ke Banjarmasin untuk menuju Jakarta,” ujar Herlina.
Kondisi tersebut menunjukkan dampak kabut asap karhutla tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak, tetapi juga memengaruhi mobilitas penumpang antardaerah.
Pengelola Bandara Syamsudin Noor mengimbau calon penumpang untuk memantau jadwal penerbangan secara berkala. Sebab, meskipun kondisi asap berangsur membaik, faktor cuaca dan kendala pendaratan di bandara tujuan masih berpotensi memengaruhi jadwal penerbangan.
Penumpang juga disarankan memastikan status penerbangan kepada maskapai sebelum berangkat ke bandara, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan dari daerah yang terdampak kabut asap.










