TVRINews, Banjarbaru
Pemerintah Kota Banjarbaru menggerakkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah. Program ini diwujudkan melalui gerakan menanam cabai dan terong di lingkungan rumah warga.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah menjadi area produktif. Langkah ini dinilai mampu membantu menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, terutama saat harga kebutuhan pokok berfluktuasi.
Cabai dan terong dipilih karena sering menjadi pemicu kenaikan inflasi saat harga pasar naik. Kedua komoditas tersebut juga mudah dibudidayakan dalam pot atau polibag serta memiliki masa panen yang relatif singkat.
Program ini diperkuat dengan penyaluran ribuan bibit kepada warga.
“Hari ini ada tanaman bantuan dari dinas Pertanian Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan sejumlah 5.000 bibit tanaman cabai dan terong yang akan dibagikan ke semua warga” jelas Lisa Halaby, Jumat, 29 Mei 2026.
Warga menyambut baik program tersebut karena dinilai membantu kebutuhan rumah tangga di tengah kenaikan harga sayur.
“Bagus ya bagi kita sebagai ibu rumah tangga apalagi saat harga cabai, terong dan sayur-sayuran melonjak. Dengan adanya bantuan ini mudah-mudahan bisa memenuhi kebutuhan di rumah” ungkap Alin.
Melalui pemanfaatan pekarangan rumah, program ini diharapkan dapat mengurangi pengeluaran dapur keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga secara berkelanjutan.










