TVRINews, Banjarmasin
Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Lima, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat dini hari. Sebanyak 162 toko, mulai dari pedagang ikan kering hingga kebutuhan pokok, hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Api berkobar sekitar pukul 03.00 Wita dan dengan cepat menjalar ke sejumlah toko di sekitar lokasi. Dugaan awal, kebakaran bermula dari titik api di dekat musala.
Usai kebakaran, kawasan Pasar Lima dipenuhi puing-puing bangunan yang terbakar. Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama beberapa jam hingga api berhasil dikendalikan pada pagi hari.
Saksi mata, Saidi, mengatakan api mulai terlihat pada dini hari dan proses pemadaman berlangsung hingga pagi.
"Api mulai terlihat sekitar pukul 03.00 WITA dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 Wita," jelas SAIDI, Jumat, 10 Juli 2026.
Salah seorang pemilik toko, H. Asran, mengaku mengetahui kejadian tersebut dari rekannya. Ia kemudian langsung menuju lokasi kebakaran.
Ia berharap pemerintah dapat melakukan penataan kembali kawasan Pasar Lima agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Toko yang terbakar mungkin mencapai puluhan hingga ratusan unit. Harapan saya, kawasan pertokoan yang sudah kumuh dapat ditata kembali agar kejadian seperti ini tidak terulang," jelas H. ASRAN pada Jumat, 10 Juli 2026.
Hingga kini, pendataan terhadap toko yang terdampak masih berlangsung. Sebanyak 162 toko diperkirakan mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Lokasi kebakaran juga berada tidak jauh dari kawasan Pasar Bawang Harum Manis yang sebelumnya mengalami kejadian serupa.










