TVRINews, Kab. Banjar
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kelangkaan BBM jenis solar subsidi, Satgas BBM Kalimantan Selatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di wilayah Kalsel. Dalam kegiatan tersebut, tujuh SPBU menjadi sasaran peninjauan sekaligus mendapatkan sosialisasi mengenai penyaluran biosolar.
Adapun tujuh SPBU yang disidak meliputi tiga SPBU di Banjarmasin, tiga SPBU di Banjarbaru, dan satu SPBU di Kabupaten Banjar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan distribusi solar subsidi berjalan sesuai ketentuan dan mencegah potensi penyalahgunaan di lapangan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan, Ariadi Noor, menjelaskan bahwa sidak dilakukan oleh tim Satgas yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, serta Pemerintah Provinsi Kalsel.
“Tim satgas yang sudah dibentuk ini terdiri dari TNI, Kepolisian, dan pemerintah daerah. Hari ini kami melakukan inspeksi mendadak di beberapa SPBU untuk memastikan pengelolaan BBM, khususnya biosolar, tersedia dengan baik dan distribusinya merata. Kami tidak ingin masyarakat terbebani dan menjadi korban penyalahgunaan pengelolaan BBM,” ujarnya, Kamis 14 Mei 2026.
Satgas BBM Kalsel merupakan gabungan Pemerintah Provinsi Kalsel dan Polda Kalsel yang bertugas mengatasi kelangkaan serta memberantas praktik penyelewengan BBM bersubsidi. Satgas ini akan melakukan pengawasan ketat di SPBU, memastikan distribusi tepat sasaran, serta menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat.










