TVRINews, Banjarmasin
Angin segar dirasakan masyarakat dan pelaku usaha kuliner di Kota Banjarmasin menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Harga telur ayam ras dan telur bebek di Pasar Sentra Antasari terpantau mengalami penurunan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Penurunan harga tersebut diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu menstabilkan harga bahan pokok di pasar tradisional utama Kota Banjarmasin.
Untuk telur ayam ras, harga di tingkat grosir yang sebelumnya sempat menyentuh Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp26 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga eceran di pasar saat ini berada di kisaran Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang telur di Pasar Sentra Antasari, Alfi, membenarkan adanya penurunan harga sekitar Rp4 ribu dari harga tertinggi sebelumnya.
“Untuk harga partai besar sekarang Rp26.000 per kilogram, kalau ecerannya sekitar Rp28.000 sampai Rp29.000. Kalau eceran per biji, kami jual mulai dari harga Rp1.600 sampai Rp2.200 per butir, tergantung ukuran ayam rasnya,” ujar Alfi, Kamis, 21 Mei 2026.
Penurunan harga juga terjadi pada telur bebek lokal. Harga telur bebek ukuran kecil yang sebelumnya dijual sekitar Rp2.700 per butir kini turun menjadi Rp2.400 per butir.
Harga tersebut juga berlaku untuk pembelian dalam jumlah besar atau partai.
Alfi mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab turunnya harga dari tingkat distributor maupun peternak. Namun, ia menyambut baik kondisi tersebut karena dinilai dapat meningkatkan penjualan.
“Tentu senang karena kalau harga turun, penjualan biasanya meningkat. Apalagi ini mau mendekati Lebaran Iduladha, konsumsi masyarakat untuk membuat kue atau masakan rumah tangga pasti naik,” katanya.
Para pedagang berharap harga telur tetap stabil hingga Iduladha usai agar tidak terjadi lonjakan harga mendadak yang dapat memberatkan masyarakat.
Mereka juga berharap pasokan telur dari daerah sentra peternakan tetap lancar sehingga kebutuhan pasar dapat terpenuhi dengan baik selama momentum hari raya kurban.










