TVRINews, Kalimantan Selatan
Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini mengancam keselamatan satwa liar yang dilindungi. Di Kilometer 17, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, sekelompok bekantan tampak muncul dan bertahan di sisa lahan hijau seluas kurang lebih 100 meter persegi.
Warga sekitar menyebut kawanan primata berhidung panjang ini semakin sering mendekati permukiman dan pinggir jalan raya untuk mencari air. Tak jarang, kelompok bekantan ini mencoba menyeberangi jalan nasional hingga hampir tertabrak kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi. Selain mencari air, bekantan juga tampak berada di pepohonan tepi jalan.
Warga setempat, Sahuri, mengatakan kemunculan kawanan bekantan meningkat sejak kebakaran hutan dan lahan terjadi, terutama dalam setengah bulan terakhir.
“Kawanan bekantan cukup sering muncul sekitar setengah bulan ini. Kemunculannya sejak ada kebakaran hutan. Sebelumnya juga ada, tetapi jarang. Biasanya kawanan muncul sekitar siang hari dan sore hari untuk minum. Kawanan biasanya sekitar 15 ekor lebih dan ketika ada orang, mereka lari kembali ke hutan,” jelas Sahuri kepada tvrinews.com, Jumat, 23 Oktober 2026.
Warga sekitar berharap pihak berwenang segera memberikan perhatian dan melakukan penanganan untuk memulihkan habitat yang rusak, serta menyelamatkan satwa yang dilindungi ini. Hal tersebut penting agar bekantan tidak terus-menerus keluar ke tepi jalan raya yang dapat membahayakan keselamatan satwa maupun pengguna jalan.










