TVRINews, Banjarmasin
Harga sejumlah komoditas sayuran di pasar Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Kenaikan ini diduga dipicu terbatasnya pasokan dari luar pulau akibat pembatasan muatan kapal barang setelah insiden tenggelamnya KM Virgo pada September lalu.
Sejumlah jenis sayuran mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Bawang prei yang sebelumnya dijual Rp20 ribu per kilogram kini mencapai Rp35 ribu per kilogram. Sementara itu, harga sawi putih naik dari Rp12 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas tomat. Jika sebelumnya dijual dengan harga Rp8 ribu hingga Rp9 ribu per kilogram, kini harganya mencapai Rp15 ribu per kilogram.
Pedagang sayuran mengaku kenaikan harga tersebut mulai dirasakan sejak sebulan terakhir. Salah seorang pedagang, Sawiah, mengatakan terbatasnya muatan kapal barang yang mengangkut sayuran berdampak pada pasokan komoditas yang masuk ke pasar.
“Sudah sebulan ini semua harga naik karena kapal barang dibatasi dan tidak boleh membawa terlalu banyak sayuran,” ujar Sawiah, Selasa, 13 Oktober 2026.
Para pedagang berharap distribusi bahan pangan dapat kembali berjalan lancar dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan transportasi. Kelancaran pengiriman diharapkan dapat menjaga ketersediaan pasokan sayuran di pasar sekaligus menekan kenaikan harga agar kembali terjangkau masyarakat.










