TVRINews, Banjarmasin
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperingati 164 tahun wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari, Senin, 12 Oktober 2026. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan tokoh Banjar sekaligus menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda.
Pangeran Antasari merupakan salah satu tokoh penting dalam perlawanan rakyat Banjar terhadap penjajahan Belanda. Keberanian, keteguhan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkannya menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Dalam peringatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat untuk tidak sekadar mengenang jasa Pangeran Antasari melalui kegiatan seremonial. Nilai-nilai perjuangannya diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain melalui kerja keras, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.
Syarifuddin mengatakan, semangat perjuangan Pangeran Antasari perlu terus dijaga agar dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
“Hari ini kita memperingati 164 tahun wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari. Mudah-mudahan pesan dan semangat kepahlawanan beliau terus tertanam dalam jiwa kita dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Syarifuddin.
Bagi masyarakat Kalimantan Selatan, Pangeran Antasari tidak hanya dikenal sebagai tokoh sejarah, tetapi juga simbol keberanian dan keteguhan dalam mempertahankan martabat bangsa.
Melalui peringatan ini, semangat kepahlawanan Pangeran Antasari diharapkan dapat mendorong masyarakat memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Selatan.










