TVRINews, Banjarmasin
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan, perilaku belanja bijak dan kecintaan terhadap Rupiah memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas inflasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Mualam Noor, Kepala Divisi Implementasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, saat menjadi narasumber sosialisasi dalam kegiatan Pra Uji Kompetensi Wartawan (Pra-UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Senin, 28 September 2026.
Menurutnya, kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah yang digagas Bank Indonesia tidak sekadar slogan. Tiga pilar itu memiliki makna ekonomi yang dalam.
Mualam Noor juga memaparkan kondisi ekonomi Kalsel yang tetap tumbuh di tengah tantangan global. Peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah menjadi instrumen penting. Namun, tanpa dukungan literasi masyarakat, upaya tersebut tidak akan optimal.
Oleh karena itu, Bank Indonesia memandang PWI Kalsel sebagai mitra strategis. Wartawan yang akan mengikuti UKW diharapkan tidak hanya kompeten menulis berita, tetapi juga mampu menjadi agen literasi ekonomi.
"Kami mengharapkan wartawan. Dapat membantu kami mengedukasi masyarakat Banua. Sampaikan bahwa mengelola Rupiah dengan bijak adalah bentuk nasionalisme ekonomi. Belanja bijak itu bukan pelit, tapi cerdas," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan menilai materi dari BI Kalsel sangat relevan dengan tantangan jurnalisme saat ini. Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, mengatakan Pra-UKW dan OKK adalah tahapan wajib sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga PWI bagi calon anggota muda sebelum mengikuti UKW.
"Kami ingin mencetak wartawan yang kompeten dan berwawasan. Pemahaman tentang CBP Rupiah dan Belanja Bijak ini penting agar wartawan bisa menghasilkan karya jurnalistik yang edukatif dan berkontribusi pada ekonomi daerah, bukan hanya politik," kata Helmie.
Kegiatan Pra-UKW dan OKK PWI Kalsel diikuti puluhan wartawan sebagai persiapan menuju UKW jenjang Muda, Madya, dan Utama.










