TVRINews, Kab. Banjar
Seekor sapi bernama Rojak terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk wilayah Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Sapi berukuran jumbo ini memiliki bobot lebih dari satu ton dengan kondisi fisik yang sehat. Rojak telah dipelihara selama hampir tujuh tahun di kandang milik seorang peternak lokal bernama Aisyah.
Dengan nilai pembelian mencapai Rp120 juta, terpilihnya Rojak sebagai hewan kurban presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi sang pemilik. Hal ini juga menjadi bukti bahwa peternak lokal mampu menghasilkan ternak berkualitas tinggi.
Menurut Aisyah, perawatan sapi tersebut pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan sapi lainnya. Rojak diberi pakan rutin dan dimandikan dua kali sehari untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya.
“Perawatannya sama seperti sapi lain, tidak ada perlakuan khusus. Hanya saja kami lebih fokus memantau kondisinya karena ini calon hewan kurban presiden. Sekitar dua minggu lalu pihak dari Kabupaten Banjar datang melihat, lalu dilaporkan ke provinsi hingga akhirnya dibeli,” ujar Aisyah, Rabu, 6 Mei 2026
Meski demikian, setelah terpilih, pengawasan terhadap kondisi sapi semakin diperketat. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala guna memastikan Rojak tetap dalam kondisi prima dan layak disembelih saat Hari Raya Iduladha.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi peternak lain untuk terus meningkatkan kualitas ternak, sekaligus memperkuat peran sektor peternakan lokal dalam memenuhi kebutuhan hewan kurban nasional.










