TVRINews, Banjarbaru
Puncak peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 digelar di Halaman Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis, 13 Agustus 2026.
Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sinergi pembangunan bersama DPRD Kalimantan Selatan. Ia juga memaparkan rencana pembangunan Jalan Tengah poros Mali-Mali–Binuang sebagai salah satu upaya memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat.
Menurut Muhidin, sejumlah capaian pembangunan telah diwujudkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mulai dari bidang kesehatan, infrastruktur, hingga pendidikan.
Pemerintah provinsi juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk menyediakan akses publik yang mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas.
Muhidin menilai pelaksanaan berbagai program pembangunan tersebut tidak terlepas dari dukungan DPRD Kalimantan Selatan.
"Berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan tidak lepas dari dukungan Ketua DPRD beserta seluruh anggota dewan. Tanpa persetujuan dan dukungan DPRD, program pembangunan pemerintah tentu tidak dapat berjalan dengan baik."
Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK mengatakan DPRD sebagai mitra pemerintah akan terus mendukung dan berkolaborasi dalam pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"Kami terus mendukung setiap upaya pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. DPRD juga menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan dan pelaksanaan anggaran agar pembangunan berjalan sesuai tujuan."
Menurut Supian, dukungan terhadap program pembangunan juga disertai pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan dan anggaran daerah.
Puncak peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan juga ditandai dengan peresmian Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di kawasan Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan.
Masjid tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan keislaman sekaligus ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan berbagai aktivitas keagamaan di Kalimantan Selatan.
Peringatan hari jadi menjadi momentum bagi pemerintah daerah bersama DPRD untuk memperkuat sinergi pembangunan sekaligus melanjutkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.










