TVRINews, Banjarmasin
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperkuat armada kapal dan resmi memperpanjang operasi pencarian serta pertolongan korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. Perpanjangan operasi selama tujuh hari ke depan ini dilakukan untuk memaksimalkan pencarian korban yang belum ditemukan.
Langkah memperkuat armada di lapangan diwujudkan melalui rotasi kapal pada hari ke-14 operasi. KN SAR Pacitan yang sebelumnya bertugas sebagai kapal tender ditarik ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan posisinya digantikan oleh KN SAR Purworejo.

Untuk memastikan efektivitas langkah pencarian selama masa perpanjangan, Tim SAR Gabungan melakukan evaluasi rutin sebanyak tiga kali sehari.
Pada pelaksanaan operasi hari ke-14, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 11 jenazah korban. Sebanyak empat jenazah dievakuasi melalui teknik penyelaman di dalam bangkai kapal di Laut Jawa. Sementara itu, tujuh jasad lainnya ditemukan di perairan Kalimantan Tengah, yakni empat di Kabupaten Sukamara, dua di Kabupaten Seruyan, dan satu di Sungai Cabang Pangkalan Bun.
”Ke tujuh korban yang kita temukan di wilayah Palangkaraya akan kami geser ke RS Bhayangkara Polda Kalsel karena fokus untuk identifikasi kami pusatkan dari RS tersebut,“ terang Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, Senin 28 September 2026.
Dengan penemuan 11 jasad baru tersebut, Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban lainnya dengan menyisir kawasan perairan Laut Jawa hingga Kalimantan Tengah.










