TVRINews, Kalimantan Selatan
Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di beberapa kecamatan, khususnya Tapin Tengah dan Candi Laras Selatan, menurun hingga hanya beberapa meter.
Mengantisipasi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin turun langsung membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di luar rumah. Sebanyak 5.000 masker dibagikan kepada masyarakat, terutama para pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Rantau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapin, Muhammad Nor, mengatakan pembagian masker dilakukan menyusul memburuknya kualitas udara dalam beberapa hari terakhir akibat kabut asap.
"Kami dari BPBD Kabupaten Tapin berkegiatan membagikan masker sekitar Kota Rantau. Adapun masker yang kita bagikan sekitar 100 kotak dan satu kotak berisi 50 pcs," kata Muhammad Nor saat ditemui, Selasa, 1 September 2026.
Pembagian masker dilakukan di tiga titik, yakni Bundaran Sirang Pitu, kawasan Kupang, dan Rantau Baru. Menurut Nor, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian BPBD terhadap masyarakat, khususnya mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang kurang baik.
BPBD Tapin juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut. Jika terpaksa harus keluar rumah, warga diminta menggunakan masker sebagai perlindungan untuk mengurangi paparan udara yang tercemar kabut asap.
Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan kondisi kesehatan, dan segera mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara semakin memburuk.









