TVRINews - Banjarbaru
Anggota Komisi VIII DPR RI, Sudian Noor, menaruh perhatian terhadap kesehatan dan daya tahan fisik para relawan yang bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Perhatian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan berupa obat-obatan, vitamin, suplemen, obat tetes mata, madu, hingga sunblock kepada para relawan di Posko Tambak Buluh, Landasan Ulin Timur, Banjarbaru.
Sudian mengatakan, perlindungan terhadap relawan yang bekerja di lapangan tidak hanya menyangkut keselamatan kerja, tetapi juga kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh. Hal itu dinilai penting mengingat para relawan harus bekerja di tengah kondisi yang penuh tantangan saat melakukan pemadaman karhutla.

“Yang kita soroti adalah mengantisipasi relawan yang bekerja di lapangan agar aman dalam bekerja, terutama dalam hal kesehatan. Makanya, hari ini kita berikan obat-obatan, suplemen, obat tetes mata, dan madu agar fisik mereka tetap terjaga,” ujar Sudian Noor, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Sementara itu, Ketua Banjarbaru Rescue 698, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, berbagai kebutuhan kesehatan itu sangat diperlukan oleh para relawan yang setiap hari berjibaku melakukan pemadaman karhutla.
“Yang kita dapatkan ada suplemen, vitamin, obat-obatan, dan sunblock. Kita bagikan kepada masing-masing regu. Alhamdulillah, sangat diperlukan hal-hal seperti ini. Mudah-mudahan ada lagi bantuan yang lain untuk membantu kami yang sudah bekerja keras memadamkan kebakaran ini,” kata Rudi.
Bantuan obat-obatan dan suplemen tersebut kemudian disalurkan kepada 33 unit relawan karhutla yang berada di Posko Tambak Buluh.
Selain dukungan kesehatan bagi relawan, juga direncanakan pembangunan sumur bor di kawasan tersebut. Sumur bor diharapkan dapat menunjang kebutuhan air sehari-hari masyarakat, terutama apabila terjadi kondisi kekeringan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung para relawan sekaligus masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan di tengah penanganan karhutla di wilayah Banjarbaru.










