TVRINews, Kalsel
Musim kemarau yang diprediksi masih berlangsung panjang tidak perlu menjadi kekhawatiran bagi sektor pertanian di Kalimantan Selatan. Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kalimantan Selatan, Muharam, menyebut keberagaman lahan di daerah ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga produksi pangan.
Menurut Muharam, Kalimantan Selatan memiliki potensi lahan lebak yang tersebar di sejumlah kabupaten. Lahan tersebut dapat dimaksimalkan untuk budidaya padi maupun tanaman palawija saat musim kemarau.
Dari catatan produksi pertanian di Kalimantan Selatan, Muharam menyebut musim kemarau justru menjadi momentum bagi lahan lebak untuk tetap menghasilkan karena memiliki potensi produktif yang luas.
Meski demikian, Muharam berharap pemerintah dapat memperkuat petani yang mengelola lahan lebak melalui dukungan ketersediaan bibit dan bantuan peralatan pertanian.
“Tipe lahan lebak ini potensi produksinya tinggi karena unsur hara itu tinggi. Tidak perlu pemberian pupuk terlalu banyak. Kalau diberikan seadanya, bahkan tidak perlu dikasih pupuk. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah bisa men-support daerah-daerah yang mempunyai lahan lebak luas agar bisa dimanfaatkan oleh petani.” ujar Muharam, dikutip Jumat, 31 Juli 2026.
Dengan optimalisasi lahan lebak untuk produksi padi dan tanaman palawija, ketahanan pangan di Kalimantan Selatan diharapkan tetap terjaga. Selain itu, aktivitas pertanian juga dapat terus mendukung perputaran ekonomi masyarakat.









