TVRINews, Tapin
Memasuki musim kemarau tahun 2026, seluruh pihak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhurla).
Saat ini, setiap hari ditemukan titik panas di dua kecamatan di Kabupaten Tapin, yakni Kecamatan Lokpaikat dan Tapin Selatan. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Tapin menggelar pelatihan penanganan kebakaran bagi para relawan.
Kegiatan tersebut bertujuan agar titik api yang masih kecil dapat segera ditangani sebelum meluas.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tapin, Syahradi, mengatakan pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan relawan dalam penanganan kebakaran.

(Foto: Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tapin, Syahradi)
“Kami menyiapkan sekitar 30 relawan. Dalam pelatihan ini ada teori dan praktik langsung, seperti penggunaan APAR hingga teknik penyemprotan atau pendinginan apabila terjadi kebakaran," kata Syahradi, Sabtu, 6 Juni 2026.
Dalam kegiatan ini, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan pemadam kebakaran serta teknik dasar penanganan api di lingkungan sekitar.










