TVRINews, Kabupaten Banjar
Pengembangan budi daya ikan papuyu atau ikan betok di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, terus menunjukkan hasil positif. Selain meningkatkan hasil panen, program pendampingan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar juga mendorong lahirnya berbagai produk olahan yang memiliki nilai tambah dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Kaum perempuan diberdayakan untuk mengolah ikan papuyu menjadi aneka produk bernilai ekonomi. Hasil olahan tersebut dipasarkan secara mandiri melalui Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar). Kelompok ini juga mendapat pendampingan dalam pengurusan legalitas usaha, termasuk penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Selain pembinaan teknis, DKPP Kabupaten Banjar terus memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui pendampingan kelembagaan, strategi pemasaran, serta pengembangan kewirausahaan agar produk olahan mampu bersaing di pasar.
Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Usaha Perikanan (PPUP) DKPP Kabupaten Banjar, Siti Khadijah, mengatakan pendampingan dilakukan mulai dari perizinan hingga pengembangan produk.
“Wirausaha yaitu adalah salah satu tugas kita di Dinas Perikanan Kabupaten Banjar untuk melakukan pendampingan perwakilan kelompok pelaku usaha dalam hal perizinan untuk menunjang terhadap hasil produksi produk untuk si vanila manis ini sudah ada satu produk yang sudah sampai dijual secara online maupun pesanan secara khusus yaitu ada ikan samu modern yang ada tiga varian yaitu varian, varian yang original, ketumbar, balado. Terus kemudian nanti kita minggu depan akan diadakan bimtek pelatihan terkait dengan ikan pepuyu,” kata Siti Khadijah, dikutip Senin, 6 Juli 2026.
Penguatan hilirisasi sektor perikanan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperluas peluang usaha berbasis potensi lokal. Kolaborasi antara pembudi daya, kelompok pengolah, dan pemerintah diharapkan dapat menjadikan ikan papuyu sebagai komoditas unggulan Kabupaten Banjar yang memiliki daya saing lebih kuat.










