TVRINews, Banjarmasin
Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus digencarkan. Memasuki hari keenam, tim SAR gabungan melibatkan lima keluarga korban untuk ikut langsung ke lokasi pencarian.
Dalam operasi pencarian pada Jumat, 18 September 2026, sebanyak delapan unit kapal dikerahkan. Armada tersebut terdiri atas enam kapal besar dan dua kapal kecil. Selain itu, dua helikopter milik Basarnas dan Mabes Polri turut dilibatkan dalam operasi.
Dua kapal Basarnas, yakni KN SAR Laksamana 241 dan KN SAR Kamajaya 104, diberangkatkan dari Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Jumat pagi.
Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana mengatakan, lima anggota keluarga korban difasilitasi untuk mengikuti operasi hingga ke lokasi pencarian.
Menurut Putu, keikutsertaan keluarga korban bertujuan agar mereka dapat melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus mengetahui upaya yang dilakukan tim SAR gabungan.
"Jadi, kami memfasilitasi lima orang keluarga korban untuk ikut, agar mereka juga memahami situasi di lapangan. Dengan begitu, mereka memiliki gambaran terkait kondisi di lapangan dan apa yang dilakukan tim SAR," ujar Putu, Jumat, 18 September 2026.
Sementara itu, tim penyelaman TNI Angkatan Laut yang berada di KRI I Gusti Ngurah Rai menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban.
Beberapa barang yang ditemukan di antaranya satu buah dompet beserta identitas korban, 197 paket kiriman, sembilan flare yang belum terpakai, satu alat bantu pelontar flare, satu baterai life raft, serta satu lampu life raft.
Operasi SAR gabungan masih terus dilakukan untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.










