TVRINews, Kabupaten Tapin
Salah satu sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tapin mengalami kekeringan akibat tidak adanya hujan di Kabupaten Tapin selama satu bulan terakhir. Kondisi tersebut mengakibatkan lebih dari 600 pelanggan PDAM di Kecamatan Salam Babaris tidak mendapatkan layanan air bersih.
Tidak hanya itu, sumber air tersebut juga menjadi satu-satunya sumber air yang dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

“Untuk kekeringan kita yang parah itu di Kecamatan Salemba Baris. Disana hampir tiga hari terakhir ini airnya sudah tidak bisa dioperasikan lagi," kata Manajer Perencanaan dan Pengawasan PDAM Tapin, Andi Rangga, dikutip Sabtu, 25 Juli 2026.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya berupaya mengambil air baku dari lokasi lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kecamatan Salam Babaris.
Andi menyebut setiap hari PDAM Kabupaten Tapin mengirimkan tiga truk tangki air bersih kepada warga di empat desa di Kecamatan Salam Babaris
"Tetapi kita menyiapkan tangki air untuk masyarakat disana. Kalau di Kabupaten Tapin keseluruhan itu sekitar 600 SR. Jadi untuk mengatasinya kita melakukan pengiriman air tangki,” ujarnya.
Masyarakat diimbau agar dapat melakukan penghematan air karena beberapa sumber air baku di Kabupaten Tapin mengalami penurunan debit.









