TVRINews, Banjarmasin
Jembatan darurat modular jenis Bailey di kawasan Mantuil, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kini telah rampung dan kembali dibuka untuk masyarakat. Setelah tiga hari proses perakitan, jembatan sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, mengatakan pengerjaan struktur utama jembatan telah selesai sejak Selasa malam. Namun, akses belum langsung dibuka karena bagian oprit atau jalan pendekat masih harus disempurnakan.
“Secara fisik sebenarnya malam tadi sudah selesai. Tetapi, bagian oprit sebelah sana masih perlu diselesaikan. Siang ini sudah difinishing dan dilandaikan oleh tim, sehingga sekarang sudah bisa dilewati masyarakat,” ujar Chandra, Kamis (3/9/2026).
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat menggunakan jembatan sementara tersebut. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah batas maksimal beban kendaraan.
Menurutnya, jembatan hanya diperbolehkan dilalui kendaraan dengan beban maksimal lima ton. Pengendara diminta tidak memaksakan membawa muatan melebihi kapasitas karena dapat mengurangi usia pakai jembatan.
“Jembatan sementara ini memiliki kapasitas terbatas. Maksimal yang bisa melintas adalah lima ton. Kami berharap masyarakat menggunakannya dengan baik dan tidak membawa muatan melebihi batas tersebut,” kata Ichrom.
Ichrom menambahkan, keberadaan jembatan darurat ini sangat penting untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat Mantuil setelah akses sebelumnya mengalami gangguan.
Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari, turut meminta pemerintah memperkuat pengawasan terhadap kendaraan yang melintas. Menurutnya, kepatuhan terhadap batas beban menjadi kunci agar jembatan dapat digunakan dalam jangka waktu yang optimal.
“Kita berharap pemerintah kota bisa memaksimalkan pengawasan. Semua pihak perlu dilibatkan karena jembatan ini merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Mathari.
Jembatan Bailey tersebut dibangun melalui kolaborasi Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Denzipur 8/GM. Dengan kembali berfungsinya akses Mantuil, aktivitas dan mobilitas warga diharapkan dapat berjalan normal.
Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi jembatan dengan mematuhi ketentuan keselamatan, termasuk batas maksimal beban kendaraan.










